Jembatan Peneleh adalah salah satu tempat bersejarah yang mempunyai cerita historis penting tentang keberadaan Kota Surabaya. Dibangun sekitar tahun 1900-an Jembatan ini berfungsi membuka akses ke Peneleh yang sebelumnya adalah kawasan terisolasi. Di atas sungai Kalimas terdapat dua jalan yang saling menghubungkan Jalan Gemblongan serta Jalan Kramat Gantung. Jalan tersebut berada di barat Kalimas menuju ke arah Jalan Peneleh dan di sisi timur terdapat Jalan Ahmad Jaiz. Sedangkan Jembatan Kalimas tepat berada di Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng.

Penamaan Peneleh sendiri awalnya berasal dari kisah Pangeran Pinilih atau putra Wisnu Wardhana. Wisnu Wardhana adalah pemimpin daerah yang konon dahulu bernama Glagah Ardem. Daerah itu awalnya di bawah kekuasaan Kerajaan Singosari.

Dahulu perahu-perahu gondola dari Venesia hilir mudik di aliran sungai ini. Sementara di jalan Gemblongan terdapat jalur trem listrik. Diatas jembatan, delman hilir mudik dan warga dari berbagi etnis lalang. Jembatan tersebut bak kawasan elit. Di sebelah selatan jembatan terdapat terminal pengisian bahan bakar BMP (Bataafsche Petroleum Maatschappij) pertama di Surabaya (1920). BPM sendiri didirikan pada 1907 di Belanda yang merupakan anak perusahaan Shell.

Di seberang jembatan tepatnya di jalan gemblongan terdapat bangunan yang difungsikan sebagai pembangkit listrik (1908-1930) dari ANIEM (Algemeene Nederlandsch-Indische Eletriciteits Maatschappij ), sebuah Perusahaan listrik umum Hindia Belanda. Cara kerjanya adalah listrik dibangkitkan dengan generator berbahan diesel untuk menerangi kota. Namun dalam perkembangannya pembangkit tersebut dipindahkan dan bangunan diperluas kemudian dijadikan gedung dari ANIEM. Hingga saat ini gedung tersebut dikelola oleh PLN.

Kisah lain tentang Jembatan peneleh adalah saat terjadi pemberontakan arek Surabaya terhadap Inggris pada10 November 1945. Pertempuran ini dilatar belakangi ultitum Inggris terhadap warga Surabaya untuk menyerahkan persenjataan yang mereka miliki pada masa itu.

Seiring berjalannya waktu, perlahan jembatan tua tersebut mulai tidak terawat. Aspal di atas jembatan mulai banyak yang berlubang, suatu kondisi yang amat berbahaya bagi pengendara yang melintasinya. Pada sisi kanan dan kiri jembatan yang diperuntukkan bagi pejalan kakipun kondisinya tak kalah memprihatinkan. Jalan yang terbuat dari kayu mulai rapuh, sehingga tidak dapat dilalui. Bagian bawah kolong banyak dihuni tunawiswa yang “bertetangga” dengan besi-besi tua konstruksi kuno penopang jembatan peninggalan Belanda.

Peran pemerintah terhadap usaha pelestarian jembatan ini hanya sebatas pemeliharaan. Kedepannya, pemerintah akan merevitalisasi peninggalan bersejarah ini menjadi destinasi wisata. Hal itu diperkuat dengan adanya Peraturan Daerah Kota Surabaya tentang Rencana tata Ruang Wilayah Kota Surabaya tahun 2010-2030. Dalam peraturan itu disebutkan bahwa kawasan Peneleh termasuk kawasan kota lama Surabaya dimasukkan dalam pengembangan wisata budaya.

Padahal lokasi Jembatan Peneleh dianggap strategis karena terdapat beberapa bangunan tua bersejarah di kawasan tersebut. Seperti rumah milik seorang pahlawan bangsa yang ikut mempelopori pergerakan nasional, yaitu HOS Cokroaminoto. Kemudian ada Makam Belanda yang didirikan pada sekitar tahun 1814serta di utara Jembatan, wisatawan dapat mengunjungi Pasar Buah Peneleh. Satu kilometer ke arah utara kita bisa mengunjungi Tugu Pahlawan sedangkan jika ke arah selatan Anda bias melihat Gedung Grahadi. Di kawasan jembatan peneleh terdapat banyak tempat yang dapat disinggahi wisatawan untuk bermalam sembari menikmati berbagai tempat menarik di Surabaya. Seperti Hotel Majapahit, Hotel Ibis Rajawali, serta Hotel Tunjungan.

How to Get There:

Untuk menuju Jembatan Peneleh, wisatawan dapat menggunakan Bus kota menuju Jembatan Merah dari Terminal Bungurasih. Lalu bisa diteruskan dengan naik angkutan kota menuju Keputih. Angkutan kota itu akan melewati Jembatan Peneleh ini.

Peta Lokasi :

View Large Map

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.


Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , ,