Malang tak hanya menawarkan pesona alamnya yang memukau. Namun kota apel ini juga memiliki potensi wisata bernilai historis dan religius yang menarik. Salah satunya yaitu  Kompleks Makam Ki Ageng Gribig. Jika Anda penyuka wisata sejarah atau religi, kompleks pemakaman ini wajib untuk dikunjungi.

foto: jawatimuran.wordpress.com

foto: jawatimuran.wordpress.com

Kompleks Makam Ki Ageng Gribig terletak di Jalan Ki Ageng Gribig Gang II, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang. Tak hanya makam tokoh Ki Ageng Gribig, di kompleks ini juga terdapat makam para mantan Bupati Malang yang memerintah pada akhir abad XIX hingga awal abad XX. Menariknya, kompleks pekuburan ini diklaim sebagai makam para Bupati terbesar dan terindah di kawasan Jawa Timur. Di samping itu, terdapat pula makam mantan Bupati Surabaya, Bupati Bondowoso, dan keluarga Bupati Probolinggo.

Menurut masyarakat setempat, Ki Ageng Gribig merupakan adik kandung Sunan Giri, salah seorang Walisongo yang dimakamkan di Gresik. Adapun menurut Babad Malang, Ki Ageng Gribig adalah cicit dari Raja Majapahit, Brawijaya. Ayahnya bernama Pangeran Kedawung, salah seorang keturunan Lembu Niroto, pemilik Panembahan Bromo. Ki Ageng Gribig dikenal sebagai seorang ulama yang tersohor di Malang pada tahun 1600-an. Ia juga merupakan salah satu murid kesayangan Sunan Kalijaga.

Ki Ageng Gribig dipercaya sebagai pendiri atau cikal bakal kota Malang. Konon, adik Sunan Giri ini sangat suka berkelana ke tempat-tempat jauh untuk menimba ilmu dan memperkuat iman. Pada suatu ketika, sampailah Ki Ageng Gribig di sebuah tempat berupa hutan yang sangat lebat. Karena merasa cocok dengan tempat tersebut, maka Ki Ageng Gribig membabatnya dan menjadikan tempat itu sebagai pemukiman. Sejak itulah tempat tersebut dihuni orang dan dikenal dengan nama ‘Malang’. Nama ‘Malang’ sendiri diberikan oleh Ki Ageng Gribig berdasarkan kenyataan adanya Gunung Buring dan deretan pegunungan yang melintang di kiri dan kanannya.

foto: k3k451h.blogspot.com

foto: k3k451h.blogspot.com

Kisah tersebut diyakini oleh Bupati Malang yang pertama yakni R.A.A Notodiningrat. Setelah menemukan makam Ki Ageng Gribig, ia membangun dan memelihara tempat peristirahatan terakhir pendiri kota Malang tersebut. Kemudian kompleks makam itupun digunakan oleh R.A.A Notodiningrat sebagai makam keluarga dan berlangsung secara turun temurun.

Memasuki kompleks pemakaman Ki Ageng Gribig, kesan yang akan Anda rasakan pertama kali adalah nyaman dan asri. Jalan setapak di dalam makam dibuat dari beton yang kiri-kanannya ditumbuhi pohon-pohon hias yang terawat rapi. Terdapat tiga bangunan besar dan beberapa bangunan kecil di pekuburan itu. Bangunan terbesar terletak di bagian tengah, yakni tempat disemayamkannya Bupati Malang pertama yaitu R.A.A. Notodiningrat. Di sebelahnya, tepatnya di bagian teras terdapat 17 makam para kerabat dekat dan 8 kerabat jauh R.A.A. Notodiningrat. Bangunan kedua yang agak kecil adalah makam Bupati Malang kedua yaitu R.A.A. Notodiningrat II bersama 26 makam kerabat dekat dan 6 kerabat jauh. Di teras bangunan besar itu juga ada makam Mas Ajoe Aminah, istri dari Raden Toemenggoeng Ario Soerjoningrat, Bupati Probolinggo.

Sedangkan bangunan besar ketiga yang terletak di bagian paling belakang adalah tempat persemayaman Ki Ageng Gribig bersama istrinya. Di samping makam Ki Ageng Gribig terdapat sebuah bangunan mushola Kyai Ageng Gribig. Konon menurut juru kunci, dahulu di mushola itulah Ki Ageng Gribig berdakwah. Tak jauh dari makam juga terdapat Masjid Ki Ageng Gribig yang memiliki desain bangunan yang indah dan megah.

foto: waliyuallahliveforever.blogspot.com

foto: waliyuallahliveforever.blogspot.com

Makam Bupati Malang ketiga tidak berada dalam bangunan besar yang tertutup, tetapi dibuatkan bangunan kecil terbuka dan ditutup dengan kain kelambu. Terdapat tulisan jelas di batu nisan dari marmer berbunyi “R. Toemenggoeng Ario Notodingrat wafat 8 Juli 1898”. Walaupun makam ini berada di luar bangunan gedung, namun keadaannya tetap terawat rapi. Nisan dan payungnya ditutup dengan kain berwarna kuning tua. Di sebelah makam Bupati Malang ketiga, terdapat makam Bupati Bondowoso, RTA Notodiningrat yang wafat pada tengah malam 13 Oktober 1934. Sedangkan jauh di depan, di dekat jalan masuk terdapat makam Bupati Surabaya, R. Soekarso yang menjabat pada 1958-1968. Tertulis jelas di batu nisan terlahir pada 11 Desember 1908 dan wafat 7 Desember 1986.

Untuk masuk ke dalam kompleks pekuburan Ki Ageng Gribig, pengunjung harus menemui juru kunci terlebih dahulu. Kawasan makam ini tidak pernah sepi dari pengunjung, terutama pada malam Jumat dan hari-hari besar. Suasana hening dan khusyuk akan langsung terasa saat Anda berziarah di tempat ini. Banyak peziarah yang datang khusus untuk berkhalwat dan menyepi mendekatkan diri pada Tuhan.

Untuk mencapai tempat peristirahatan Ki Ageng Gribig ini, dari kota Malang bisa langsung menuju Kecamatan Kedung Kandang. Jika sudah memasuki wilayah Kedung Kandang, Anda harus menuju Jalan Ki Ageng Gribig. Tidak sulit menemukan jalan ini. Ikuti saja jalan tersebut hingga menemukan Masjid Ki Ageng Gribig. Letak kompleks pemakaman tak jauh dari masjid ini.

Anda juga bisa berziarah ke situs lainnya di Malang seperti Petilasan Watu Gilang dan Gunung Kawi. Selain itu, sempatkan pula untuk mengunjungi tempat-tempat menarik di Malang seperti Candi Singosari, Taman Rekreasi Sengkaling, Taman Senaputra, Pemandian Ken Dedes, Songgoriti, dan masih banyak lagi. Selama berada di kota bunga, Anda bisa beristirahat di Hotel Tugu Malang, Santika Premiere Malang Hotel, Hotel Trio Indah, atau Regent’s Park Hotel.

Peta lokasi. View larger map

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada 5 September 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • ki ageng gribig
  • ki ageng gribig malang
  • ki ageng gribik
  • bupati malang pertama
  • sejarah ki ageng gribig
  • makam ki ageng gribig
  • makam ki ageng gribig malang
  • bupati pertama malang
  • sejarah ki ageng gribik
  • kisah ki ageng gribig

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,