Kembang Jepun adalah sejarah panjang tentang suatu masa yang akhirnya melahirkan kota yang kini menjadi salah satu kawasan bisnis terbesar di Indonesia. Sejarah panjang daerah ini dimulai sejak jaman kerajaan Sriwijaya yang pada masa itu kawasan ini dihuni para pedagang asing yang menambatkan kapal-kapalnya di lokasi yang kini dikenal sebagai Surabaya. Di situ pulalah, perjalanan sejarah menorehkan garis membujur dari timur ke barat kota, Jalan Kembang Jepun. Tegak lurus dengan Kalimas sehingga jalan ini kemudian menjadi ikon Kota Surabaya.

Titik awal perkembangan kawasan Kembang Jepun ketika VOC berdaulat penuh atas kota ini pada abad ke-18. Yang merupakan bagian dari perjanjian antara Gubernur Jenderal Belanda van Imhoff dengan raja Mataram Paku Buwono II. Melalui kesepakatan itu pemerintah Belanda membagi wilayah kota Surabaya dan membentuk kota atas dan kota bawah.

Kota bawah Surabaya menjadi pusat kegiatan bangsa Belanda. Mereka membangun gedung-gedung pemerintahan, serta wilayah permukiman yang terbagi lagi atas dua wilayah berdasar etnis dibawah ketentuan undang-undang Wijkenstelsel. Pecinan di selatan Kalimas sementara kampung Arab dan Melayu berada di sebelah utara kawasan itu dan sebagai pembatasnya adalah Jalan Kembang Jepun. Bangsa Belanda sendiri berada di barat Kalimas yang kemudian mendirikan komunitas “Eropa Kecil”.

Sejak kepemimpinan Daendels pada 1811, pusat pemerintahan berada di dekat dengan Jembatan Merah dan Kampung Pecinan. Kawasan ini berada di sepanjang Sungai Kali Mas yang juga berdekatan dengan Pelabuhan Tanjung Perak. Aktivitas bisnis pun berkembang menjadi pusat perdagangan, hiburan pusat pemerintahan Belanda.

Pusat perdagangan di sepanjang Kembang Jepun pada masa itu tampak dari berbagai toko yang menjual tekstil, alat tulis, hingga alat-alat mesin. Jalan dengan panjang 750 m dan lebar 20 m ini semakin ramai setelah penghapusan Cultuurstelsel pada tahun 1870. Kawasan perdagangan dan pemerintahan pun diperluas kearah selatan kota Surabaya. Saat itu Belanda mulai membangun kantor-kantor perdagangan dan permukiman baru.

Kini kawasan Kembang Jepun dikenal sebagai pusat perdagangan grosir atau Central Business District I Kota Surabaya. Modernisasi Kembang Jepun digagas oleh Walikota Surabaya, Bambang D. Hartono yang menggandeng PT. Kya Kya Kembang Jepun di bawah pimpinan Dahlan Iskan pada 2003. Pusat Kya-kya dirancang untuk menampung 200 pedagang makanan dan minuman dengan 2.000 kursi dan 500 meja makan. Kya-Kya secara resmi dibuka pada tanggal 31 Mei 2003, bertepatan dengan hari ulang tahun kota Surabaya. Jam kuliner Kya-kya mulai pukul 17.00 hingga 24.00 atau sebelum para pedagang Kembang Jepun membuka aktivitas bisnis mulai pada pukul 08.00-16.00.

Lokasi Kya-kya Kembang Jepun tidak ada duanya karena sarat dengan suguhan arsitektur Tiongkok. Pementasan budaya yang berkualitas pun seperti festival ngamen, suguhan musik keroncong, musik klasik Tiongkok, hingga Barongsai anak-anak dan tari Ngremo Bocah disuguhkan. Sedangkan, acara-acara tematik digelar seperti Shanghai Night, Dancing on the Street, Agoestoesan Tjap Kya-kya Kembang Djepoen, Mystical Night hingga Festival Bulan Purnama. Jadi, selain menikmati wisata Anda juga bisa merasakan romansa yang tersirat dari tempat ini.

Selama berkunjung ke Surabaya Anda dapat menginap di hotel yang menyediakan fasilitas yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan seperti Novotel Surabaya Hotel, Hotel Tilamas atau Hotel Utami.

How to Get There :

Untuk dapat mencapai kawasan Kembang Jepun, dapat langsung menuju Jembatan Merah. Letak jembatan berada di Surabaya sebelah utara, tepatnya menghubungkan antara Jalan Rajawali dan Jalan Kembang Jepun. Dari Terminal Bungurasih wisatawan dapat naik bus kota yang langsung menuju Jembatan Merah.

Peta Lokasi :

View Large Map

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook

Incoming search terms:

  • kembang jepun surabaya
  • kembang jepun
  • jl kembang jepun no 27 termasuk surabaya bagian mana?

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , ,