Anda pernah menonton film Boboho atau film China lainnya? Dalam film tersebut tampak beberapa makanan yang sepertinya enak untuk disantap seperti bacang, bakpao atau bakmoy. Acara tahunan pecun di kawasan pecinan dekat Kembang Jepun ini biasa disebut duan wujie. Di sini bacang menjadi penganan wajib yang disajikan secara gratis. Sehingga ada istilah “Pecun tanpa bacang tidak akan afdol! Bagaikan sayur tanpa garam!”

Apabila tidak sempat datang pada acara tersebut Anda bisa menikmati bacang Oei Kung Giok. “Bacang Peneleh” begitulah pecinta kuliner Surabaya menyebut makanan yang sudah diproduksi 20 tahun silam. Awalnya bacang milik Oei Kung Giok ini hanya dibuat pada saat perayaan pecun saja. Namun banyaknya permintaan dari kerabat dan relasi kemudian usaha yang juga ditekuni oleh Lena putri Giok ini akhirnya diproduksi setiap hari.

Dalam satu hari industri rumahan ini mampu menghabiskan beras ketan sebanyak 20-25 kilogram dan menghasilkan 400 bacang siap bungkus. Permintaan akan melonjak ketika perayaan pecun tiba, dalam sehari bacang yang dihasilkan hingga 6.000 bungkus. Bacang yang dibungkus dengan daun bambu ini memiliki pelanggan dari berbagai kota selain Surabaya dan Jawa Timur. Bahkan bacang ini diminati pelanggannya hingga Jakarta.

Minat masyarakat Surabaya untuk menikmati bacang yang merupakan makanan khas Tionghoa ini akibat adanya akulturasi budaya. Awalnya para pedagang dari tirai bambu itu datang dan meracik bacang sebagai salah satu menu santapannya. Semakin lama kebiasaan ini pun menular kepada warga pribumi. Kini, bacang tak lagi sebagai makanan semata tetapi menjadi industri kuliner yang bisa kita temui di pasar tradisional kawasan pecinan.

Sebagai pembuat bacang nomor wahid, Giok membuat berbagai variasi rasa pada penganan ini. Antara lain bacang dengan isian ayam, ayam telur dan ayam spesial. Untuk isian ayam spesial, Giok menambahkan isian seperti jamur, telur atau sosis. Ada lagi bacang dengan isian daging babi yang diperuntukkan bagi pecinta kuliner yang tidak beragama Islam. Bacang isisan daging babi akan di campur dengan telur serta isian-isian spesial lainnya. Uniknya Bu Giok juga menambahkan menu bagi Anda yang vegetarian dengan isi yang berbeda yakni sayuran dengan rasa yang tak kalah nikmat.

Untuk harga, Anda tak perlu khawatir merogoh kocek terlalu dalam. Untuk isian ayam ataupun daging beserta variasinya, Anda cukup menyiapkan Rp 13.000 hingga Rp 24.000 seporsi. Sedangkan untuk menu vegetarian dijual lebih murah hanya dengan Rp10.000 per porsi.

Bacang akan lebih nikmat apabila menyantapnya sambil ditemani secangkir teh hijau asli Tiongkok . Teh hijau ini biasanya dijual di kawasan pecinan, Anda dapat memilih yang sudah diseduh ataupun belum. Selain dikawasan pecinan saat ini banyak restoran yang menyajikan keduanya.

Selama berlibur ke Surabaya juga Anda dapat menikmati wisata yang dekat dengan Jalan Peneleh seperti Jembatan Merah, Makam Belanda dan Jembatan Peneleh. Tak hanya itu liburan Anda akan terasa lengkap dengan menginap di hotel yang sesuai dengan kebutuhan seperti Hotel Majapahit, Hotel Ibis Rajawali, serta Hotel Tunjungan.

How to Get There :

Bacang Bu Giok dapat di capai melalui terminal Bungurasih menggunakan bus kota jurusan Jembatan Merah. Dari situ Anda dapat menggunakan becak menuju home industry bacang Bu Giok.

Peta Lokasi :

View Large Map

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • bacang
  • bacang surabaya
  • bacang babi
  • resep bacang babi
  • bakcang surabaya
  • resep bacang

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , ,