foto: www.tempatwisata.com

foto: www.tempatwisata.com

Bagi sebagian orang, wisata sejarah merupakan hal yang menyenangkan dan menarik. Nah, kota Malang tak hanya dikenal dengan pesona alamnya yang sejuk saja. Kota bunga ini juga menawarkan wisata sejarah yang sayang untuk dilewatkan. Beberapa situs peninggalan sejarah dapat kita temui di kawasan yang berjuluk kota apel ini. Salah satunya adalah Candi Sumberawan.

Candi Sumberawan terletak di kaki Gunung Arjuna pada ketinggian 650 meter dpl, tepatnya di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Situs ini merupakan peninggalan kerajaan Singosari dan hanya berjarak sekitar 6 km dari Candi Singosari. Sering disebut juga Candi Rawan karena terletak di tepi rawa yang mata airnya selalu mengalir sepanjang tahun.

foto: www.thejakartapost.com

foto: www.thejakartapost.com

Candi Sumberawan pertama kali ditemukan pada tahun 1904, kemudian pada tahun 1935 diadakan kunjungan oleh peneliti dari Dinas Purbakala. Para ahli purbakala memperkirakan Candi Sumberawan dulunya bernama Kasurangganan, sebuah nama yang terkenal dalam kitab Negarakertagama. Dari bentuk-bentuk yang tertulis pada bagian batur dan dagoba (stupa) dapat diperkirakan bahwa bangunan candi didirikan sekitar abad ke-14 hingga 15 Masehi, yaitu pada periode Majapahit. Bentuk stupanya menunjukkan latar belakang Budhistis, mirip stupa candi Borobudur.

Candi yang berada sekitar 5 km dari kota Malang ini terbuat dari batuan andesit dengan dimensi panjang 6,25 meter, lebar 6,25 meter, dan tinggi 5,23 meter. Konon candi ini dibangun untuk menghormati raja Hayam Wuruk dari kerajaan Majapahit yang berkunjung ke daerah itu pada tahun 1359. Menariknya, Candi Sumberawan merupakan satu-satunya stupa yang ditemukan di Jawa Timur.

foto: www.nisamufti.blogspot.com

foto: www.nisamufti.blogspot.com

Pada zaman Hindia Belanda yakni tahun 1937 diadakan pemugaran pada bagian kaki candi, sedangkan sisanya direkonstruksi secara darurat. Batur candi berdenah bujur sangkar, tidak memiliki tangga naik dan tidak mempunyai relief. Candi ini terdiri dari kaki dan badan yang berbentuk stupa. Pada batur candi yang tinggi terdapat selasar, kaki candi memiliki penampil pada ke empat sisinya. Di atas kaki candi berdiri stupa yang terdiri atas lapik bujur sangkar, dan lapik berbentuk segi delapan dengan bantalan Padma, sedangkan bagian atas berbentuk genta (stupa) yang puncaknya telah hilang. Karena ada beberapa kesulitan dalam perencanaan kembali bagian teratas dari tubuh candi, maka terpaksa bagian tersebut tidak dipasang kembali. Diduga dulu pada puncaknya tidak dipasang atau dihias dengan chattra (payung), karena sisa-sisanya tidak ditemukan sama sekali.

foto: www.mblusuk.com

foto: www.mblusuk.com

Candi Sumberawan juga tidak memiliki tangga naik ruangan yang biasanya digunakan untuk menyimpan benda suci. Jadi, hanya bentuk luarnya saja yang berupa stupa, tetapi fungsinya tidak seperti lazimnya stupa yang sesungguhnya. Diperkirakan candi ini dahulu memang didirikan untuk pemujaan. Suasana yang teduh dan tenang di sekitar candi ini menjadikan tempat ini cocok untuk melakukan meditasi.

Untuk menuju ke Candi Sumberawan, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi tinggal arahkan kendaraan Anda menuju Candi Singosari. Dari sini, jarak masih sekitar 6 km. Akses jalan memang masih agak sempit, jadi Anda harus hati-hati. Jika menggunakan kendaraan umum, dari Terminal Landungsari Malang pengunjung dapat naik angkutan berkode SKL hingga stanplat Sumberawan. Dari sini, perjalanan dilanjutkan dengan naik ojek hingga lokasi Candi. Atau dari Candi Singosari kita bisa naik ojek langsung ke lokasi. Oya, candi ini tidak terletak di pinggir jalan sehingga begitu sampai di lokasi parkir, kita harus berjalan menyusuri jalan setapak kurang lebih 400 meter. Sepanjang perjalanan menuju candi, wisatawan akan disuguhi pemandangan lereng gunung Arjuna yang sangat indah serta udaranya yang sejuk. Selain itu, hamparan sawah dan aliran air sungai gemericik juga akan mengiringi perjalanan kita sampai ke bangunan candi. Seperti halnya di Candi Singosari, untuk masuk ke area Candi Sumberawan ini juga tidak dipungut tiket alias gratis. Petugas hanya menghimbau pengunjung untuk mengisi buku tamu.

Saat berkunjung ke candi ini, sempatkan pula mengunjungi obyek wisata menarik lainnya di Malang seperti air terjun Coban Rondo, Coban Trisula, Candi Kidal, Candi Jago, dan lain-lain. Selama berada di kota Malang, Anda dapat menginap di Tugu Malang Hotel, Ollino Garden Hotel, Santika Premiere Malang Hotel, atau The Graha Cakra Hotel.

Peta lokasi Candi Sumberawan. Lihat peta lebih besar

Informasi yang tertera dalam artikel di atas sesuai dengan kondisi pada  8 April 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • candi sumberawan
  • sejarah candi sumberawan
  • candi sumber awan
  • asal usul candi sumberawan
  • sumber awan

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,