Air terjun, coban rondo

Air terjun coban rondo terletak di Kaki gunung Kawi, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang dan berada dalam wilayah KPH(Kesatuan Pemangkuan Hutan) Perum Perhutani Malang. Air terjun coban rondo berada di ketinggian 1.135 m diatas permukaan laut, sedangkan tinggi air terjun mempunyai ketinggian 84 meter. Debit air pada musim kemarau sebesar 90 liter/detik sedangkan kalau musim penghujan kurang lebih 150 liter/detik. Suhu rata rata ditempat ini kurang lebih 22o C.

Pintu masuk Coban RondoDaerah ini sangat mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum, jarak yang ditempuh dari kota Malang sekitar 30 kilometer arah barat laut dan dengan tarif yang murah tentunya tempat ini menjadi satu tujuan untuk berwisata. Tarif untuk wisatawan Nusantara Rp. 8000,-/orang, retribusi roda dua Rp.2,000,-, roda empat atau mobil sebesar Rp. 4.000,- sedangkan untuk bus Rp. 5.000,-. Untuk wisawatawan mancanegara sebesar Rp. 16.000,-. Untuk mencapai air terjun dari loket retribusi masih berjarak kurang lebih 2 km, sedangkan dari tempat parkir kendaraan roda dua kurang lebih 200 m saja.

Asal usul air terjun coban rondo ini tidak terlepas dari legenda yang ada mengenai air terjun ini.Monyet Mencari makan Legenda tersebut menceritakan bahwa dahulu kala ada sepasang suami isteri yakni Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusuma yang berasal dari Gunung Anjasmoro. Ketika umur pernikahan mereka menginjak 35 hari (Bahas Jawa : Selapan) dan menurut tradisi jawa pengantin baru yang belum lebih dari 35 hari tidak boleh bepergian, namun Dewi Anjarwati berkeras hati ingin pergi ke daerah asal suaminya yakni Gunung Anjasmoro. Ditengah perjalanan mereka dikejukan oleh seseorang bernama Joko Lelono dan Joko lelono pun tertarik oleh kecantikan Dewi Anjarwati dan berniat merebut dari tangan Raden Baron Kusuma. Akhirnya perkelahian keduanya pun terjadi, dan terus berlangsunng hingga keduanya mengalami kematian. Namun sebelum bertarung Raden Baron Kusuma berpesan kepada para pengiringnya untuk menyembunyikan sang isteri ke suatu tempat yang ada cobannya (air terjun). Karena kematian suaminya ini maka Dewi Anjarwati menjadi janda yang dalam bahasa jawa disebut Rondo. Maka jadilah tempat air terjun ini dinamai coban rondo. Nak masih menurut cerita tersebut batu yang berada di bawah air terjun saat ini merupakan tempat duduk dimana Dewi Anjarwati menanti sang suami yang bertarung melawan Joko Lelono.

Terasa mengasyikan bermain air ditempat ini, walaupun tidak dibawah air terjun langsung pun kita masih bisa merasakan percikan air yang menyegarkan bahkan kadang kita bisa menjumpai monyet-monyet yang turun untuk meminta makanan dari para pengunjung.

Selain Air Terjun Coban Rondo Anda dapat menyaksikan pula Air Terjun Talun, Jatim Park 1, Jatim Park 2

Sebagai tempat bermalam beberapa hotel terdekat dengan lokasi diantaranya Purnama Hotel, Rumah Jambuluwuk Batu, Villa & Family Hotel Gradia

Peta Lokasi :

Lihat Air Terjun Coban Rondo di peta yang lebih besar

Informasi penyewaan /rental mobil dengan banyak pilihan dapat di klik disini

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian, Namun demikian pemeliharaan website ini tidaklah murah, maka apabila Anda memesan hotel silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • air terjun coban rondo
  • coban rondo
  • air terjun cuban rondo

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,